Balancing Velg motor itu penting

Tulisan ini adalah susulan dari tulisan sebelumnya waktu MT25 saya ganti velg Chemco dan ban Aspira disini.
Dari kebiasaan kalau ganti ban mobil yang selalu di balancing, membuat saya juga jadinya berusaha balancing velg yang baru ganti berikut ban. Banyak yang bilang balancing velg motor gak perlu tapi saya gak percaya. Kalau gak perlu, kenapa ada timah balancer di velg orisinal MT25? Jadi saya yakin harus balancing.
Tapi kenyataannya sulit sekali mencari bengkel yang bisa menerima balancing velg motor. Rata rata bengkel mobil, yang besar sekalipun, selalu bilang gak bisa.
Mungkin bisa di toko khusus ban motor yang cabangnya banyak itu, tapi karena saya tidak beli ban disitu, menurut info yang beredar, toko khusus ban motor itu tidak mau menerima.
Akhirnya setelah coba browsing, ketemu 3 bengkel yang mau menerima balancing ban motor ( semua di Jakarta ), yaitu Espede Ban di Sawah Besar, Anjany Racing di Kelapa Dua Kebon Jeruk dan Rumah Ban di bilangan Lebak Bulus.
Berhubung saya lagi ada keperluan ke rumah teman di Sawangan, ya sudah saya pilih Rumah Ban, biar searah. Cukup masukkan Rumah Ban di aplikasi Waze dan keluar petunjuk arahnya kesana dari rumah saya.
Setelah sampai, langsung saya bilang mau balancing dan kebetulan lagi tidak ramai jadi bisa langsung dilayani.
Motor pun di letakkan diatas paddock depan belakang dan ban dicopot semua.



Setelah itu ban di balancing pakai Balancer khusus motor. Balancer ban mobil tidak akan bisa dipakai karena shaft balancer mobil lebih besar dari lubang as velg motor.




Nah, di judul saya tulis balancing itu penting, apa buktinya?
Buktinya adalah ban depan saya harus di balance dengan timah 20 + 10 bagian kiri dan 10+10 bagian kanan. Sedang ban belakang di balance dengan timah 30+10 bagian kiri dan 20+5 di bagian kanan.
Artinya, kalau tidak dibalance, maka ban akan bergetar dan getaran itu akan diteruskan ke bearing sebagai komponen paling awal yang menerima getaran. Walhasil bearing akan berumur lebih pendek dari semestinya.

Emang tampilan velg jadi jelek sih ada timahnya..wekekek😁
Tapi gapapalah daripada bergetar dombret....

Setelah selesai, uang 100ribu pun pindah rekening. Kebetulan disana terima debit card BCA.

Sekedar tips dari mekanik disana, kalau mau balancing, jangan diberi cairan anti bocor di ban, karena tidak akan bisa di balancing. Lalu kalau saat di balance pakai angin biasa, maka nantinya selalu harus pakai angin biasa. Pun jika saat di balance pakai nitrogen maka nantinya harus selalu pakai nitrogen. Menurut mekanik jika berbeda pakai, maka balancing akan jadi ngawur..

Maknyusss..

Omong omong, boleh gak sih timah balancer itu di cat hitam? Biar agak tersembunyi 😁




Comments