Review Prototipe Anti Begal dan Anti Maling

Akhir tahun 2015 saya pernah membuat prototipe anti begal buat motor. Wujud mahluknya seperti yang dibawah :



Ide dasarnya sederhana, saya ingin membuat alat anti begal motor menggunakan kunci pasif, dalam arti saya gak perlu pencet apa apa untuk menon aktifkan motor...
Bukan berarti saya berharap dibegal ya...amit amit :P
Nah, yang bersifat pasif ini setelah saya pikir pikir adalah RFID. Murah dan cukup kecil dan paling penting gak perlu power apa apa. Tapiii...setelah saya riset lebih dalam, ternyata yang murah itu jarak tempuh..halah kok tempuh...jarak scan nya kecil banget...hitungan mili atau maksimal 1-2cm dari reader / scanner. Bisa lebih jauh tapi artinya mesti Active RFID dan harganya mahal...
Hmmmm ok...jadi saya mesti menyiapkan kabel panjang dan boks khusus.
Kenapa? 
Hmmmmmmmm....mandom...
Jadi gini, kalau saya baca berita pembegalan, itu kan motor dirampok tengah jalan. Dipepet terus dirampas...nah dalam kondisi begitu sepertinya korban pasti syok dan gak bisa berpikir jernih...boro boro mencet alarm jarak jauh, pasti gemeter dulu dan setelah ilang gemeter, motor entah udah dibawa kabur kemana.
Jadi saya rancang alat saya untuk setiap 3 detik cek keberadaan tag RFID, jika tidak diketemukan maka buzzer akan berbunyi..jika dalam waktu 15 atau 20 detik...lupa pastinya...tag RFID masih gak diketemukan maka alat akan mematikan motor dan menyalakan klakson...
Karena itulah saya persiapkan kabel panjang dan boks khusus untuk menampung scanner RFID. Nah letaknya ada dua pilihan: dekat tangan atau dekat paha.
Sebenarnya saya prefer dekat paha, karena artinya tag RFID cukup saya kaitkan ke celana, tapi artinya boks akan terlihat sekali. Masalahnya lagi adalah tag RFID ini ga bisa bertemu bahan besi karena akan menghilangkan kemampuan scan...berhubungan dengan elektromagnet semacam itulah...
Jadi saya putuskan dekat tangan kanan saya aja dan bisa saya kaitkan dengan gelang...
Kenapa bukan tangan kiri? Karena tangan kanan pemotor pasti pegang dan muntir gas, sedangkan tangan kiri pemotor kadang bisa diistirahatkan, apalagi kalau motor matic bisa akrobat kali...lebay..
Di setang sebelah kanan, biasanya ada tangki minyak rem, nah perfect spot..agak saru tapi ada dan gampang dicapai.



Digambar atas memperlihatkan isi boks, ada scanner dan buzzer.
Prototipe ini menggunakan Arduino Nano, RFID 125kHz tipe RDM6300, relay 5v 2channel, USB charger step down 12v to 5v ( sebagai power supply arduino ), passive Buzzer sebagai pemberi peringatan.
Relay dan Arduino saya masukkan kedalam kotak, power supply diluar kotak, karena kotaknya ga cukup....huhuhu..gapapalah...
Nah, merangkai alat ini yang lumayan ribet...jadi pada dasarnya saya memanfaatkan Engine Kill yang ada di motor saya untuk mematikan motor, saya bisa aja menghubungkan ke pengapian atau yang lain tapi setelah saya liat rangkaian diagram listrik dan melihat langsung seliweran kabelnya, saya lebih suka dihubungkan ke Engine Kill. Motor saya Yamaha Byson.
Nah, relay 2 channel itu saya pakai untuk 1. koneksitas mesin dan 2.koneksitas klakson
Cara kerjanya, saat kunci kontak motor On, maka Arduino juga On, sengaja Arduino saya bikin on off karena saya jarang banget pakai motor..kalau Arduino kontak terus takutnya bikin aki tekor walau Arduino cukup kecil ambil arus sebenarnya..
Saat Arduino On, maka otomatis dia akan mencek keberadaan tag RFID, jika ada feedback RFID, maka Arduino akan menghubungkan relay Engine Kill sehingga motor bisa distarter.
Terus menerus Arduino setiap 3 detik mencek keberadaan tag RFID...Jika suatu saat tidak ada, dan dalam waktu 15-20 detik gak ketemu, si mas Arjuno eh Arduino akan memutuskan kontak relay, jadi sama seperti Engine Kill, lalu menyalakan relay klakson setiap 1 detik selama 1 menit...
Kelemahannya adalah jika kontak dimatikan, maka Arduino juga mati dan klakson juga mati...gapapa lah, yang penting selama tag RFID gak ada ya motor gak akan bisa nyala juga...
Tapi, jika kasusnya pencurian motor saat parkir dengan kunci T, artinya kunci kontak dirusak dan itu sama saja kontak terus...dijamin maling lari saat klakson berdering dering selama 1 menit :D
Lalu bagaimana jika Arduino nya yang rusak? Motor gak bisa nyala dong?
Tenang sudah saya pikirkan...jika Arduino atau power supply mati yang artinya Arduino juga ga bisa nyala, maka sebenarnya relay saya set di NC atau normally close. Jadi sebenarnya motor itu selalu bisa dinyalakan, tapi oleh Arduino, jika tidak ada sinyal RFID, maka akan mematikan hubungan listriknya...

Lalu apa reviewnya?

Nah, setelah saya pasang dan saya pakai kemana mana, macet macetan, ujan ujanan, banjir banjiran dan topan topanan( lebay ), kesimpulan saya adalah alat bekerja baik, komponen bertahan cukup baik di ujan ujanan dan kena panas cukup tinggi baik dari cuaca maupun dari mesin...Memang gak terlalu lama sih, soalnya jarang juga pakai motor :P
Masalahnya ternyata ada juga, yaitu di kabel dan konektor. Maklum saya bukan lulusan elektronika, jadi nyolder aja gak bisa ...huehehe..
Semua saya pakai konektor, dan mungkin karena kabel dan konektor ini kena panas dan ujan, dimana level kabel dan konektornya bukan untuk yang kena cuaca ekstrim seperti itu, akhirnya mulai jebol...
Sudah beberapa kali alat saya ini senjata makan tuan...lagi asik asik naek motor tiba tiba mesin mati dan klakson berdering dering..mana klaksonnya yang lazim disebut klakson kapal lagi...kebayang kan...
Goyang goyang kabel terus mau lagi jalan....Eh beberapa lama kumat lagi :D
Yah begitulah...dinikmati saja.....
Sebenarnya saya sudah selesai juga prototipe lain menggunakan Bluetooth, akan saya ceritakan lain kali...

Sementara itu monggo klik link YouTube untuk memperlihatkan lebih jelas seperti apa cara kerjanya...







Comments

  1. keren..ane juga lagi bikin nih, basis rfid sama remote. mau nanya bang, di saya kan kunci kontak ada 2 kabel, warna merah sama coklat, saya mau relay itu 2 kabel, kan posisi NC ya, deteksi kunci kontak on gimana yah? tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti Arduino selalu on, di sambung ke aki? Kalau kasusnya demikian, bisa baca prototipe alarm bluetooth saya yang baru http://rizawerx.blogspot.co.id/2017/03/prototipe-alarm-motor-bluetooth-v2-part_10.html
      Intinya, saya manfaatkan kabel dari sekering, karena kabel dari sekring ini baru akan aktif jika kunci kontak on. Arus dari kabel sekring ini saya sambung ke relay 12v, dimana relay 12v ini bagian switch menyambung ke pin arduino. Jangan lupa setup kebutuhan pin di Arduino, misal input pin 3, jika pin ini state ON maka itu penanda ke Arduino bahwa kunci kontak sudah ON.

      Delete

Post a Comment